Tas dan Sop Brenebun

Hari ini gw sama istri punya rencana bepergian:

– Ke Solo Square, jalan – jalan ga keluar duit

– Ke Pizza Hut, beli salad bawa pulang

– Ke rumah orang tua, minta makanan

visi-nya: BERHEMAT

Kenyataan Yang Terjadi

Ke Solo Square-nya beneran. Setelah keliling muter – muter, kecantol sama bazaar tas yang ada di Atrium Solo Square.

Pertama – pertama, lihat – lihat dulu, terus mulai pilih – pilih, ketemu sama yang suka….Belum beli sih, masih bisa menahan hawa nafsu.

Keliling lihat – lihat lagi tas – tas yang begitu indahnya di mata.

Terakhir – terakhir, saya kecantol satu tas, sang istri juga sama saja, kecantol juga. Alhasil, keluarlah IDR 210.000 dari dompet.

Puas sudah beli tas, perut keroncongan karena tenaga habis terkuras untuk jalan – jalan. Mampirlah kita di KFC. Shit, duit gw habis ludes untuk pesta pora.

Setelah makan kenyang, keluar dari Solo Square. Udah ketakutan kalo kecantol sama barang yang lain.

Karena duit sudah raib ditelan oleh tas, ga jadi ke Pizza Hut, langsung menuju ke rumah orang tua. Ada sop brenebun dan teri kacang kesukaan gw, gw sikat juga. Dasar perut isi Black Hole.

Kesimpulannya, jangan bawa sop brenebun dan teri kacang ke Solo Square!

Terima Kasih

Devara Priya

Di depan tulisan ‘For Evangeline, Ganbatte!’, 24 September 2010.

About Dave

Tukang Pijat Keyboard

Posted on September 23, 2010, in Cerita Devara. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: