Sejarah Singkat Online Shop Gue

Online shop adalah salah satu penopang hidup keluarga kecil gue. Mulai dari jualan rambut palsu sampai jualan jam kubus. Dan jangan salah, gue ga pernah jalan – jalan pakai rambut palsu dagangan gue. Sama sekali tidak pernah. Nyoba pernah sih.

Pertama kali memulai bisnis online shop gue di awal tahun 2010. Gue menjadikan facebook sebagai markas besar online shop gue waktu itu. Yang gue rasain, pengunjungnya kurang dan terbatas. Gue butuh suatu yang lebih, yang setiap orang bisa datang tanpa harus jadi friend account facebook online shop gue. Gue butuh website!

Untuk membuat website, gue butuh domain dan hosting. Domain sebagai nama website, hosting sebagai server-nya. Domain adalah sederetan nama yang biasa diketik oleh pengguna internet (misalnya http://www.online-shop.com, http://www.amazon.com). Sedangkan hosting adalah server, tempat menyimpan file – file website dan memungkinkan setiap orang bisa mengakses website itu kapanpun dan dimanapun. Pas lagi makan. Lagi belajar. Lewat komputer. Lewat handphone. Kadang gue internetan waktu di kamar mandi.

Karena baru pertama kali, gue mencari website penjual domain dan hosting murah. Maklum, budget gue terbatas. Setelah beberapa abad gue searching, hati kecil gue kecantol di IDwebhost “Best Service at Affordable Cost”. Yang sesuai dengan slogan-nya, budget gue sesuai dengan tarif yang mereka tawarkan.

Sebagai gambaran, per bulan gue hanya butuh nabung dua puluh ribu aja. Jadi satu tahun mendatang gue bisa memperpanjang domain dan hosting online shop gue. Kalau dibandingkan webhosting yang lain, memang harga IDwebhost bersaing. Tapi service yang gue dapet lebih baik. Storage dan bandwidth lebih lapang. Pelayanan 24 jam.

Pernah suatu hari gue butuh bantuan. Website gue error. Waktu itu jam dua malam! Gue pikir mana ada customer service IDwebhost yang masih bangun. Eh, ternyata ada yang shift malam. Bagaikan satpam penjaga hati dan pikiran gue yang sedang kalut. Halah.

Setelah berkonsultasi sama customer service IDwebhost. Ternyata gue salah masukin password. Ya, gue bodoh. Asem.

Pengunjung yang dateng di website gue ga kenal waktu. Bahkan di waktu gue tidur. Jadi, webhosting tangguh menjadi backup utama gue menjalankan online shop. Dimana sistem di dalam website online shop gue harus terus jalan. Memungkinkan setiap customer gue bisa melakukan order tanpa harus ada orang yang jaga.

Pertama kali menjalankan online shop, penghasilan gue sedikit banget. Buat belanja bulanan aja nggak bisa. Tapi perjuangan bersama istri gue tidak percuma. Sekarang, ga cuma belanja bulanan, tapi tagihan listrik, telepon, internet, dan pulsa handphone bisa dibayar melalui penghasilan online shop.

Semoga Tuhan memberkati semua yang sudah membantu suksesnya online shop kita berdua.

Terima Kasih

Devara Priya

Di depan tulisan ‘For Evangeline, Ganbatte!’, 22 Desember 2010.

p.s.: Post ini dibuat dalam rangka memperingati hari ulang tahun IDwebhost.com yang ke-7 (Januari 2011).

About Dave

Tukang Pijat Keyboard

Posted on December 22, 2010, in Cerita Devara. Bookmark the permalink. 9 Comments.

  1. selamat ats kemenangannya…
    semoga nge-blog-nya jd makin semangat…

  2. selamat ya jadi pemenang

  3. selamat kawan,yang telah menjadi pemenang😀

  4. selamat y dah menang
    saya juga menang loh di 12 xixi
    salam kenal

  1. Pingback: Pengumuman Blog Review Competition 2011 - IDwebhost Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: