Tips Menulis: Setup dan Punch Line

Hari ini, gue baru aja mulai membedah blog-nya Raditya Dika. Mulai dari posting awal dia sekitar tahun 2007. Gile, udah 3 tahun yang lalu. Padahal sebelumnya dia sudah menulis di kambingjantan.com yang websitenya sudah ga ada. Terkahir kali lihat sudah jadi “parking domain”.

Gue baca dengan tingkat ketelitian luar biasa. Halaman demi halaman gue baca. Huruf per huruf gue perhatikan. Siapa tahu ada nama gue di sana. Halah.

Akhirnya gue sampai di posting tanggal 22 Juni 2007, yang berjudul “studying comedy“.

Di artikel itu, Raditya Dika menjelaskan bahwa untuk menjadi seorang penulis komedi, tidak hanya perlu modal “bakat” dan “genetik”. Faktor keturunan memang mempunyai peranan cukup signifikan.

Gue jadi inget ada temen SMA gue yang pinter menyampaikan cerita lucu ke temen – temennya, termasuk gue. Namanya Denny. Setiap saat dia cerita, yang mendengarkan pasti tertawa. Tidak seperti gue. Gue berusaha menyampaikan cerita yang sama, tapi akhirnya malah jadi jayus.

Gue jadi curiga, jangan – jangan dokter dan suster yang membantu proses kelahiran si Denny ngakak guling – guling. Melihat dia keluar dari rahim ibunya sambil muter – muterin tari pusarnya. Kaya koboi.

Lanjut ke topic. Komedi adalah seni. Dan seperti kebanyakan seni yang lain, teknik – teknik komedi bisa dipelajari. Salah satu teknik yang gue pelajari dari Raditya Dika adalah “setup” dan “punch line”.

Pertama setup, yaitu penjelasan dari sebuah joke, bagian dari joke itu sendiri yang tidak untuk ditertawai tapi menjadi sebuah eksposisi atau pengantar dari joke itu sendiri. Setup akan mengarah kepada punch line, ini adalah bagian yang lucu dari sebuah joke. – Raditya Dika –

Berikut ini contoh dari joke dengan tipe observational comedy yang dilakukan oleh Jerry Seinfeld:

SET-UP:

Kenapa orang harus memberikan bunga? Untuk merayakan cinta saja mereka kok harus membunuh makhluk hidup, kenapa harus dibatasi dengan bunga saja?

PUNCHLINE:

Kenapa gak bilang, “Sayang, baikan yuk. Nih, bangkai tupai.”

Set up bisa terdiri dari beberapa kalimat, bahkan beberapa paragraf. – Raditya Dika –

Gue mencoba meniru Raditya Dika. Mencoba membuat contoh penggunaan “setup” dan “punch line”, yang gue buat dengan melihat perkembangan trend baru – baru ini…

SETUP

Piala AFF 2010 berakhir dengan kemenangan Malaysia. Banyak masyarakat Indonesia merasa kecewa dengan kinerja PSSI yang dipimpin oleh Nurdin Halid. Dari berita itu gue jadi punya kesimpulan. Menurut gue, Nurdin Halid adalah tokoh pemersatu bangsa Indonesia.

PUNCH LINE

Bangsa Indonesia jadi bersatu meminta Nurdin turun jabatan!

Mempelajari teknik – teknik komedi yang lain bisa dipelajari dengan rajin membaca dan melihat komedian – komedian yang sudah profesional. Seperti yang gue lakukan, gue ‘meniru’ Raditya Dika.

Meniru sengaja gue beri tanda petik, yang berarti bukan melakukan plagiat. Siapa sih yang seneng kalau hasil karyanya dijiplak habis – habisan?

Gue meniru gaya penulisannya dengan membedah bagaimana tulisan – tulisan komedinya membuat gue tertawa. Setelah pembedahan, kita bisa melakukan re-writing, menulis ulang, dengan pengetahuan yang kita miliki, dengan gaya orisinil kita sendiri. Yang pada akhirnya membuahkan komedi yang fresh.

Intinya, komedi itu suatu dunia luas untuk ngejawab satu pertanyaan..

Pertanyaan yang sebenernya, simpel banget: “Apa yang membuat saya tertawa?” – Raditya Dika –

Terima Kasih

Devara Priya

Di depan tulisan ‘For Evangeline, Ganbatte!’, 30 Desember 2010.

About Dave

Tukang Pijat Keyboard

Posted on December 30, 2010, in Articles and tagged , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. hahahaha, ini jugaaa..saya suka postingan ini!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: